Selasa, 31 Januari 2012

Keajaiban Hadist Lalat

Rosululloh Muhammad SAW Pernah bersabda “Apabila seekor lalat masuk ke dalam salah satu minuman dari kalian maka celupkanlah ia, kemudian angkat dan buangah lalatnya sebab pada salah satu sayapnya ada penyakit dan pada sayap lainnya ada obatnya (HR al-buhari,ibnu majah dan ahmad)
Hadist di atas memang bisa menggundang kontroversi, bahkan para orientalis telah mengunakan hadist ini sebagai senjata untuk menyerang orang-orang islam, bayangkan lalat yang keseharianya berada dalam tempat kotor ternyata membawa obat. tentu hadist ini sangat meragukan kebenaranya karena bertentangan dengan fakta yang ada, karena selama ini lalat kita kenal sebagai hewan menjijikkan,penuh kuman penyakit dan berada di tempat-tempat kotor.

Subhanalloh, ternyata apa disabdakan Rosul sungguh sangat benar dan tidak terbantahkan. Hasil dari penelitian panjang para Professor dan peneliti terkemuka dunia membuktikan kebenaran hadist tersebut. hal ini sekaligus membantah tuduhan dan tudingan tentang kebenaran hadist tersebut.
Prof Dr Abdul majid Az-zindani ketua peneliti kajian Al-qur’an dan As-sunnah mengatakan bahwa pada sayap kiri lalat terdapat berbagai macam virus yang mematikan. para peneliti tersebut berusaha mematikan virus-virus tersebut secara konvensional tapi tidak berhasil. namun ketika mereka memasukkan sayak kanan lalat, secara otomatis mereka melihat perubahan secara signifikan. hasilnya seluruh virus yang dibawa oleh sayap kiri mati dan musnah akibat obat yang dibawa oleh sayap kanan.
Beberapa Profesor menemukan adanya jasad retnik istimewa pada tubuh lalat. Mikroorganisme tersebut hidup dibawah lapisan Zat minyak dalam perut lalat jasad-jasad retnik tersebut berkumpul dalam sel-sel sampai pecah dan pecahan itu terjadi apabila adanya tekanan, tekanan ini terjadi apabila lalat ini di benamkan dan bibit-bibit tersebut mengeluarkan enzymnya yang kuat sekali sampai membunuh virus dan bakteri yang berbahaya.
Sementara peneliti dari Australia menemukan bukti bahwa pada sayap lalat terdapat gen refilin ,yaitu gen yang bisa mengobati penyakit-penyakit yang ada pada syaraf arteri dan syaraf meina. gen refilin yang ada di sayap lalat dapat mengobati penyumbatan yang terjadi di kedua syaraf tersebut. dengan memasukkan lalat kedalam air maka gen-gen refilin yang ada di sayap itu akan tersebar di air hingga air itu bersih kembali dari penyakit yang ada di sayap kiri.

Sebuah “Kesaksian” 1.400 tahun dikubur, Jasad Para Syuhada tetap Utuh


Dr Thariq As-Suwaidan dalam kasetnya yang berharga, “Qisshatun Nihayah”, yang dinukil secara langsung dari Syaikh Mahmud Ash-Shawaf menyebutkan peristiwa besar yang dialami oleh sebagian ulama dalam penguburan ulang sebagian sahabat yang gugur syahid di perang Uhud.

Bagaimana mereka menyaksikan para sahabat setelah 1400 tahun berlalu, bagaimana jasad mereka seperti sedia kala tanpa perubahan, tanpa pembusukan. Sebagai bukti nyata atas kebenaran berita gembira dari Nabi Muhammad SAW kepada para syuhada, bahwa bumi tidak memakan jasad mereka.

Berikut adalah sebagian dari kaset pembicaraan Dr Thariq As-Suwaidan tentang peristiwa tersebut.

“Syaikh Mahmud Ash-Shawaf telah menyampaikan kepada kami bahwa dia adalah salah seorang yang diundang dari kalangan ulama besar untuk pemakaman ulang para sahabat yang gugur syahid di perang Uhud di kompleks kuburan syuhada Uhud, pekuburan yang terkenal. Karena diterjang banjir, maka sebagian jasadnya muncul ke permukaan. Para ulama diundang untuk mengubur ulang para sahabat tersebut.

Beliau berkata” Di antara orang yang aku kuburkan adalah Hamzah, badannya besar, kedua telinga dan hidungnya terpotong, perutnya terbelah, dia meletakkan tangannya diatas perutnya. Ketika kami menggerakkannya dan mengangkat tangannya, darahnya mengalir. Aku menguburkannya bersama sahabat-sahabat lainnya yang gugur syahid di Uhud.”

Dr Thariq As-suwaidan berkata,” ini adalah perkara yang terbukti secara mutawatir dan dengan mata kepala. Semoga Allah menyampaikan kita semua ke derajat para syuhada. Syaikh Mahmud telah menyampaikan kepada kami tentang aroma harum misk yang berasal darinya ketika darah mengalir dari jasad Hamzah.”

Subhanallah, setelah 1400 tahun lebih, betapa agungnya Engkau ya Allah. Alangkah besarnya kekuasaan-Mu, Maha suci Engkau. Betapa utamanya, betapa mulianya, Allah memberikannya kepada para syuhada. Jika seperti itu kemuliaan jasadnya yang terpendam di perut bumi yang tak seorangpun melihatnya, lalu bagaimanakah dengan kemuliannya di surga yang luasnya seluas langit dan bumi.

Selamat bagi yang telah melihat sahabat mulia ini, Hamzah bin Abdul Mutthalib paman Rasulullah SAW.

Pertanyaan : Benarkah jasad Rasul tidak hancur ?
Jawab: Pernah terjadi pada zaman Sultan Sholahuddin Al Ayyubi, ketika perang Salib, orang Kristen mengirim 2 orang anggotanya yang berwajah seperti orang Arab, datang ke Madinah dan tinggal serta bergaul dengan orang-orang Madinah. Dan pada suatu hari, sang Penguasa Madinah bermimpi bahwa telah datang Rasulullah kepadanya dan meminta kepadanya untuk menyelamatkan jasad beliau dari 2 orang yang ditunjukkan wajahnya. Setelah mimpi tersebut berkali kali dialaminya, akhirnya beliau memanggil seluruh warga Madinah untuk berkumpul dan bersalaman kepadanya satu persatu.

Akhirnya setelah diketahui, kedua orang tersebut ternyata telah membuat suatu terowongan yang mengarah ke makam Nabi Muhammad dan berencana untuk mencuri jasad beliau karena mereka berkeyakinan kalau jasad Nabi tidak hancur dan setelah jasad tesebut dicuri oleh mereka, maka pasukan Islam akan menyerah. Setelah diketahui hal tersebut, maka kedua orang Kristen itu akhirnya dihukum pancung, dan Raja Mesir waktu itu menyuruh pemerintah Madinah untuk membuat batasan berupa campuran beton dan perunggu jauh kedalam tanah untuk melindungi jasad Nabi Muhammad dan keempat sahabatnya dari pencurian.